Kepemimpinan Transformasional untuk Organisasi Kecil dan Menengah

Cara Menjadi Leader Yang Baik Dan Tegas - Motivator Leadership Indonesia

Membangun kepemimpinan yang efektif adalah salah satu cara agar perusahaan tetap bertahan dalam jangka panjang. Hal ini dibutuhkan di segala jenis perusahaan baik di perusahan besar maupun di perusahaan kecil maupun menengah.

Menurut O’Leary (2001), kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang digunakan oleh seorang pemimpin untuk mencapai kinerja yang melampaui kinerja sebelumnya atau mencapai sasaran organisasi yang sepenuhnya baru. Jadi, sebagaimana manusia, organisasi akan berkembang lebih kuat dan lebih kokoh apabila mampu melebarkan kapasitas mereka dan memiliki performa di atas rata-rata yang dimiliki oleh organisasi lain.

Kepemimpinan Transformasional untuk UMKM dan Korporat

Banyak orang yang beranggapan bahwa kepemimpinan transformasional hanya dibutuhkan oleh korporat-korporat besar, padahal perusahaan kecil dan menengah juga sangat membutuhkan tipe kepemimpinan ini.

Sebuah UMKM yang ingin memperbesar skala perusahaannya sangat membutuhkan pemimpin yang bisa mendorong tim kerjanya untuk melakukan transformasi dengan memperlebar kapasitas.

Dalam korporat, ini dikenal dengan nama base target dan juga stretch target. Base target adalah target paling minimal yang harus dicapai oleh organisasi sedangkan stretch target adalah target yang melampaui kapasitas namun masih terukur. Di sini dibutuhkan kepiawaian seorang pemimpin dalam mendorong tim kerjanya untuk mencapai sesuatu di luar target dasar.

Ada dua hal yang harus dimiliki organisasi untuk mencapai stretch target. Pertama, bisa dengan menaikkan base target. Misalnya, penjualan tahun lalu mencapai 10 milyar Rupiah. Maka di tahun ini harus mencapai 13 milyar Rupiah.

Namun, yang disampaikan kepada tim kerja bukanlah 13 milyar melainkan 15 milyar rupiah. Sedangkan stretch target-nya bisa di angka 20 persen dari target dasar yang disampaikan kepada tim. Inilah cara mengaplikasikan kepemimpinan transformasional dalam suatu organisasi.

Cara kedua adalah dengan membentuk tim khusus untuk pencapaian target. Misalnya di departemen penjualan dibentuk tim ad hoc yang anggotanya adalah karyawan dengan performa terbaik di bidang penjualan, juga karyawan terbaik di departemen lain yang berhubungan dengan penjualan.

Tim ini nantinya akan menopang tim penjualan dalam pencapaian strecht target sehingga perusahaan atau organisasi bisa lebih berkembang secara ekpansif baik dari sisi pemasaran maupun terkait dengan penetrasi pasar.

 

Lalu bagaimana menerapkan kepemimpinan transformasional dalam organisasi kecil menengah seperti UMKM? Tentu tidak jauh berbeda.

Namun karena tim kerjanya biasanya tidak sebanyak korporasi, solusinya adalah dengan menerapkan target individu. Biasanya, UMKM jarang ada yang menerapkan key performance indicator (KPI) yang harus dicapai per karyawan. Setiap karyawan harus diberikan base target dan juga stretch target yang harus dievaluasi setiap bulan.

Maka masing-masing orang akan berusaha mencapai target mereka setiap bulan. Tidak saja di bidang penjualan, tapi juga bidang-bidang lain seperti keuangan dan SDM.

Tentu saja menjalankan kepemimpinan transformasional tidaklah semudah membalik telapak tangan. Ini membutuhkan keseriusan pemimpin hingga tim di lapangan untuk mau menerapkan dan konsisten dalam usaha meningkatkan kinerja.

Dengan target yang terus ditingkatkan, maka organisasi lama kelamaan akan terbiasa dengan “tekanan” dan target-target yang “tinggi”. Pada titik tertentu, nantinya tim di dalam organisasi akan terbiasa terhadap tekanan dan akan menganggap sesuatu yang “tinggi” adalah doable (bisa dilakukan).

Seorang pemimpin organisasi perlu memiliki kecakapan untuk mentransformasi pola pikir ini ke seluruh tim kerjanya. Distribusi informasi dari pucuk pimpinan ke level operasional mutlak dibutuhkan sebagai kebutuhan dasar untuk pencapaian target kinerja.

Harus dijaga agar jangan sampai terjadi kesenjangan informasi, tujuan dan sasaran antara manajemen puncak  dengan manajemen di level yang paling bawah. Di sinilah seninya melakukan kepemimpinan transfromasional, dan inilah yang disebut sebagai the art of leadership.

 

Arvan Pradiansyah adalah seorang Motivator Nasional yang telah berpengalaman membantu banyak perusahaan dalam membentuk kepemimpinan transformasional pada perusahaan kecil, menengah, hingga korporat.

Beliau adalah CEO ILM, dan penulis 11 buku best seller, salah satunya “The 7 Laws Of Happiness” yang menjadi satu-satunya buku motivasi dari Indonesia di Frankfurt Book Fair, Jerman sejak 2014. Selama lebih dari 20 tahun Arvan telah melayani lebih dari 400 perusahaan di Indonesia untuk mengembangkan para pemimpin, menemukan makna kerja dan bekerja dengan bahagia.

Ikuti “Talkshow Happiness” dari Arvan Pradiansyah setiap Jumat pagi jam 7-8 WIB di Radio Smart FM Network.

 

————————————–

Arvan Pradiansyah, Motivator Nasional – Leadership & Happiness akan menuntun Anda menjadi orang yang selalu bahagia dengan memberdayakan 7 asupan makanan bergizi dengan kekuatan pikiran secara sistematis (seperti terangkum dalam buku “The 7 Laws of Happiness”).

Anda akan belajar memfokuskan pikiran positif secara berulang & menolak pikiran negatif masuk.

Pelatihan Happiness ini cocok untuk Anda secara pribadi, keluarga, ataupun anggota Tim Perusahaan yang ingin bangkit-kompak menghadapi musibah Pandemi ini dengan rasa bahagia. Jika Anda sebagai Menejer atau Pimpinan Perusahaan, maka pelatihan ini bisa menjadi energi pendobrak supaya pikiran Tim selalu positif untuk bekerja mencapai target.

 

Metode Pelatihan Leadership & Happiness Arvan Pradiansyah memiliki 4 ciri khas :

  • Inspiring– menyentuh hati & mendorong tindakan.
  • Simple – mudah dipahami & down to earth.
  • Spiritual – berpusat pada Tuhan, menemukan makna & hakikat kehidupan.
  • Thought Provoking – memprovokasi pikiran & mengubah paradigma.

Topik Sesi Motivasi Happiness by Arvan Pradiansyah :

  1. Happiness at Work.
  2. Happiness 4.0.
  3. The Meaning of Work.
  4. I Love Monday.
  5. The 7 Laws of Happiness.
  6. Happiness for Salespeople.
  7. Selling with Love.
  8. Coaching with Happiness.
  9. Work Life Balance.
  10. You Are What You Contribute.

Untuk informasi Pelatihan terkini tentang “Leadership dan Happiness” dari Motivator terbaik Indonesia (Arvan Pradiansyah), Anda bisa menghubungi Tim ILM pada Kontak WA berikut :  0812-12345-949.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami Sekarang